Sun. Jul 21st, 2019

Penasaran, Warga Padati Lokasi Mutilasi

2 min read

031016-tkpmutilasi-2

JAKARTA – Lokasi yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan dan mutilasi di Gang Jaya XXIV, RT04 RW10, Kelurahan Cengkareng Barat,  Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dipadati warga, Senin (3/10) sore. Warga penasaran ingin melihat langsung rumah kontrakan tempat ditemukannya mayat seorang bayi yang dimutilasi ibu kandungnya sendiri.  Minggu malam kemarin, polisi mendapat laporan pembunuhan dan mutilasi yang diduga dilakukan Mut,28. Selain membunuh dan memutilasi Arjuna, anaknya yang berumur  satu tahun, ibu muda tersebut juga melukai telinga kakak perempuan Arjuna.

Suryadi, 56, Ketua RT04 mengaku dirinya menerima laporan kejadian dari warga pada hari Minggu, sekitar pukul 8 malam. Saat datang ke lokasi, dirinya mendapati korban sudah tergeletak di atas kasur lantai dalam keadaan meninggal dunia. “Sebelumnya bapak si anak dan kakeknya sudah mendobrak pintu agar bisa masuk.  Ibunya terlihat setengah bugil, sambil bengong dan menempelkan jari telunjuk ke depan mulut,” ujar Suryadi.

031016-tkpmutilasi-1Suryadi juga melihat beberapa bagian tubuh seperti telinga dan kemaluan bayi diletakkan di atas piring. Petugas kepolisian kemudian datang dan mengamankan lokasi setelah Suryadi menyampaikan laporan melalui telepon seluler. “Kakaknya langsung dibawa ke klinik buat diobati,” katanya.

Keluarga tersebut menurut Suryadi, baru sekitar 2 bulan menempati kontrakan yang disewa dengan harga Rp800 ribu perbulan itu. Selama tinggal di sana, dirinya tidak pernah mendapat laporan perilaku yang aneh dari keluarga tersebut. “Mereka terlihat normal seperti warga lainnya. Setahu saya, suami pelaku juga polisi,” kata Suryadi.

Polisi telah menetapkan Mut sebagai tersangka meskipun masih menunggu pemeriksaan kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati. Sebuah pisau dapur warna putih berukuran kecil juga sudah ditemukan sebagai alat bukti pembunuhan. (Rama)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *