Sun. Jul 21st, 2019

KNPI Kota Tangerang Desak Menkumham Minta Maaf

2 min read

TANGERANG, bantenhariini.com – DPD KNPI Kota Tangerang mendesak Menkumham Yasonna H. Laoly untuk meminta maaf kepada Wali Kota Tangerang dan masyarakat Kota Tangerang. Yosanna diminta memberikan klarifikasi atas ucapannya yang dinilai tidak mempunyai dasar dan tidak layak diucapkan oleh pejabat sekelas menteri.

“Kami juga meminta Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk tidak diam terhadap penyataan Menteri Yasonna. Semoga dia tidak lagi diposisikan sebagai menteri apapun di periode mendatang,” ungkap Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan.

DPD KNPI Kota Tangerang menurut Uis, menyayangkan dan menyesalkan pernyataan Menkumham yang dinilai tidak etis diucapkan di hadapan umum. Wali Kota Tangerang dituding kurang ramah dengan Kemenkumham terkait pengurusan izin-izin pembangunan gedung Politeknik BPSDM Hukum dan HAM. Apalagi sempat dikatakannya Wali Kota ingin cari gara-gara terkait penetapan tata ruang. “Menurut kami perkataan Menkumham juga tidak pantas diucapkan sebagai seorang pejabat apalagi level Kementerian. Sesama pemerintahan apabila memang ada persoalan antara Pusat dengan Pemda sebaiknya dapat ditempuh dengan komunikasi yang lebih baik lagi maupun surat menyurat,” kata Uis.

Terkait IMB, Uis menilai Wali Kota Tangerang tunduk dan patuh terhadap Perda, bukan persoalan ramah atau tidak ramah. Hal itu juga merupakan bentuk bahwa kepala daerah yakni Wali Kota Tangerang menjadikan hukum sebagai panglima dan/atau pedoman dalam menjalankan aturan sesuai ketetapan yang berlaku. “Seharusnya Menteri Yasonna H. Laoly menyikapi dengan positif bukan justru menebar bahasa yang bersifat provokatif dan reaktif,” ujarnya.

Menkumham diharapkan fokus membenahi aset Kemenkumham di Kota Tangerang yang tidak dirawat dengan baik. Seharusnya juga bisa dikelola untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas dan apabila ingin digunakan dapat menyesuaikan dengan peraturan tata ruang yang sudah ditetapkan. (Anda)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *