Warga Kelurahan Serang Susah Mandi Gara-gara Kebocoran Pipa Warga Kelurahan Serang Susah Mandi Gara-gara Kebocoran Pipa
SERANG, bantenhariini.com – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang mengakui, bahwa memang ada kebocoran pipa sebesar 400 inc. Kebocoran terjadi di... Warga Kelurahan Serang Susah Mandi Gara-gara Kebocoran Pipa

SERANG, bantenhariini.com – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang mengakui, bahwa memang ada kebocoran pipa sebesar 400 inc. Kebocoran terjadi di sepanjang jalur Palima-Kebon Jahe. Tak pelak hal itu menyebabkan air di daerah Kaujon, Benggala dan sekitarnya Kelurahan Serang menjadi tidak mengalir.

Demikian disampaikan oleh Staff Direktur PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang, Rahmat Hidayat kepada wartawan bantenhariini.com, Selasa (14/5/2019).

Rahmat menjelaskan, kejadian kebocoran pipa tersebut sejak seminggu kemarin, berdasarkan aduan dari masyarakat Kelurahan Serang.

“Memang betul kami ada kebocoran pipa 400 inc, di sepanjang jalur Palima-Kebon Jahe. Untuk perbaikan itu semua membutuhkan proses. Baik dari perpipaan, maupun otoritas wewenang badan jalan,” ujarnnya.

Lanjut Rahmat, untuk penanganan tersebut, pihaknya langsung melakukan perbaikan ke lapangan. “Kami terjun langsung lakukan perbaikan di lapangan. Kemudian, koordinasi dengan yang punya wewenang jalan Palima-Kebon Jahe. Selain itu, kami juga melakukan manajemen pengiriman bantuan tangki air kepada pelanggan yang terdampak,” katanya.

Rahmat melanjutkan, pipa transmisi diameter 400 mm di Jalan Raya Pandeglang Serang, tepatnya di Kampung Nancang, dengan ini disampaikan bahwa aliran air di wilayah kota Serang khususnya di Neglasari, Kubang, Kaujon, Kaloran, Bungur Indah, Penancangan, Ciceri Indah, Sumur Pecung dan sekitarnya untuk sementara terhenti.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan perbaikan sedang kami lakukan. Untuk sementara PDAM Kabupaten Serang akan mengirimkan tangki air ke wilayah-wilayah yang tidak teraliri. Untuk tangki kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun jumlahnya 7 tangki perhari dengan kapasitas lima ribu liter,” jelasnnya.

Namun, pada saat ditanya masa perbaikannya, ia belum bisa menjawab, karena proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. “Nah, saya engga bisa jelasin. Tapi yang pasti butuh waktu panjang untuk perbaikannya. Hasil analisa tim dan petugas kami bisa demikian waktunya, mungkin perkirakan satu bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Warga Kaujon Arvi Pratama mengaku, akibat adannya kebocoran pipa air, dirinnya menjadi susah mandi. Bahkan, Arvi juga kerap mandi di kampus.

“Saya sih berharapnnya segera diperbaiki, karena sudah seminggu saya mandi di kampus,” jelasnnya.

Sisi lainnya, Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin belum mengetahui adanya warga di wilayah Kota Serang yang mengalami kesulitan air bersih. “Terkait hal tersebut nanti kami akan tindaklanjuti dengan pihak terkait. Karena saya baru mendengar laporan ini. Padahal kan ini sudah musim hujan, tapi nanti saya akan langsung cek ke lokasi itu,” tandasnnya. (FEB)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *