Tarif Tol Mahal, Harga Tiket Mudik Meningkat 50 Persen Tarif Tol Mahal, Harga Tiket Mudik Meningkat 50 Persen
SERANG, bantenhariini.com – Memasuki hari ke-8 di bulan Ramadan 1440 Hijriah, harga tiket mudik lebaran di Terminal Type A, Pakupatan Kota Serang Banten, alami... Tarif Tol Mahal, Harga Tiket Mudik Meningkat 50 Persen

SERANG, bantenhariini.com – Memasuki hari ke-8 di bulan Ramadan 1440 Hijriah, harga tiket mudik lebaran di Terminal Type A, Pakupatan Kota Serang Banten, alami kenaikan sebesar 50 persen. Hal itu disebabkan tarif Tol yang mengalami kenaikan hingga 10 persen.

Demikian disampaikan oleh Agen Bus Putra Mulia Garuda Mas, Anis soleha, saat ditemui di Terminal Pakupatan Kota Serang, Selasa (14/5/2019).

Anis mengatakan, kenaikan tarif bus terjadi di jalur lalu lintas dari Banten menuju Sumatera ataupun Jawa Timur karena bisa memakan hingga jutaan rupiah saat melalui jalan tol.

“Memang benar kenaikan bus sudah mulai terasa dan penyebab karena tarif Tol yang meningkat,” kata Anis.

Anis juga menjelaskan, untuk tarif mudik dari Banten menuju Jawa Timur seharga Rp330.000, dari tarif awal hanya seharga Rp230.000. Sedangkan untuk jurusan Sumatra sudah mencapai Rp330.000, dari harga normal Rp180.000.

“Ini pun tidak ada komplain dari penumpang, karena penumpang sudah mengetahui harga Tarif Tol memang mahal,” ungkapnnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, Tri Nurtopo mengaku, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Dikarenakan, baru hari ini akan mengadakan rapat bersama MMS, Astra Tol Tangerang-Merak.

“Kita belum bisa berkomentar, karena baru hari ini akan melakukan rapat terlebih dahulu bersama MMS,” jelasnnya.

Sisi lainnya, Kepada Departemen Humas, Astra Tol Tangerang-Merak, Ica, membantah akan adannya kenaikan tarif tol, karena belum ada keputusan resmi dari Kementerian untuk tarif tol di bulan Ramadan.

“Mas, bisa cek sendiri saja, Tarif Tol di web kami. Yaitu, Margamendala.co.id. Karena hargannya pun bisa terlihat, mahal atau tidak,” tandasnnya. (FEB)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *