Jelang Pemilu Tahun 2019 Pemilih DPTB di Kota Cilegon Meningkat Jelang Pemilu Tahun 2019 Pemilih DPTB di Kota Cilegon Meningkat
CILEGON, bantenhariini.com – Masyarakat Kota Cilegon sangat antusias terhadap Daftar Pemilih Tambahan (DPTB). Hal tersebut terbukti dari jumlah warga yang melakukan pendaftaran di KPU... Jelang Pemilu Tahun 2019 Pemilih DPTB di Kota Cilegon Meningkat

CILEGON, bantenhariini.com – Masyarakat Kota Cilegon sangat antusias terhadap Daftar Pemilih Tambahan (DPTB). Hal tersebut terbukti dari jumlah warga yang melakukan pendaftaran di KPU Kota Cilegon, dimana dalam sehari bisa 20 sampai dengan 30 pemilih yang mendaftar.

Kepala Divisi Program Perencanan dan Data KPU Kota Cilegon Mulya Mansur mengatakan bahwa, meskipun sebagian besar dari mereka kecewa dengan aturan KPU yang tidak mengijinkan hak pilihnya hanya dapat digunakan untuk Capres dan cawapres namun mereka sangat antusias agar terdaftar dalam data DPTB.

“Beberapa diantaranya merasa kecewa dengan aturan KPU yang telah membatasi hak pilih, yang hanya bisa memlih calon presiden saja. Tapi tetep antusiasnya masih tinggi agar terdaftar DPTB,” kata Mulya saat ditemui dikantornya, Kamis, (14/3/2019).

Mulya menjelaskan bahwa, di KPU Kota Cilegon dalam sehari ada sekutar 20-30 warga yang mendaftarkan diri agar terdaftar dalam DPTB. “Dalam sehari bisa 20 sampai 30 pemilih yang daftar di KPU Kota Cilegon,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan bahwa, untuk pendaftaran DPTB tersebut, selain membuka pendaftaran di Kantor KPU Kota Cilegon. Namun pihaknya membuka Pos-pos di Lantor Kelurahan dan Kantor Kecamatan di Kota Cilegon.

“Untuk DPTB itu, selain membuka Posko di Kantor KPU Kota Cilegon. Namun juga kita buka Posko di Kantor Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kota Cilegon,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi menyampaikan bahwa, untuk jumlah DPTB di Kota Cilegon sampai saat ini belum dapat diketahui karena jumlah tersebut masih dalam tahap pengitungan dan akan dapat diketahui pada tanggal 17 Maret 2019.

“Kalo jumlahnya sih belum dapat di pastikan, namun akan dapat di ketahui setelah dilakukan rekapitulasi data sampe tanggal 17 Maret 2019,” kata Irfan kepada wartawan.

Irfan mengungkapkan bahwa, konsekuesni pindah memilih tersebut akan mendaptkan resiko. Karena tidak akan dapat memilih sepenuhnya hanya akan mendaptkan memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden saja.

“Pindah memilih ini memiliki konsekuensi, karena pilihanya akan di batasi. Hanya dapat memilih Pasangan Calon presiden saja. Namun tidak berlaku untuk memilih yang lainya,” tukasnya. (Rohman)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *