Dukungan Terus Berdatangan, Ma’ruf Amin Targetkan 60 Persen Suara di Banten Dukungan Terus Berdatangan, Ma’ruf Amin Targetkan 60 Persen Suara di Banten
SERANG, bantenhariini.com – Dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi-Ma’ruf Amin terus berdatangan dari masyarakat Banten. Kali... Dukungan Terus Berdatangan, Ma’ruf Amin Targetkan 60 Persen Suara di Banten

SERANG, bantenhariini.com – Dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi-Ma’ruf Amin terus berdatangan dari masyarakat Banten.

Kali ini pun, ratusan Santri dari berbagai Kabupaten dan Kota di Banten menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin.

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Ma’ruf Amin mengaku, optimis bisa memenangkan pesta demokrasi di wilayah Banten, karena dirinya yakin sebagian besar masyarakat Banten akan memilih putra daerah.

“Walaupun posisi saat ini, untuk di Wilayah Banten masih seimbang,” kata Kiai Ma’ruf Amin seusai deklarasi dukungan kepada dirinya, di Alun-alun Kota Serang, Minggu (3/3/2019).

Lanjut Kiai Ma’ruf Amin, pihaknya pun menargetkan sebanyak 60 persen suara untuk wilayah Banten, dan berselisih 20 persen suara.

“Saya optimis masyarakat Banten akan memberikan dukungan penuh kepada Putra Daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kiai Ma’ruf Amin turut mengomentari, tentang viralnya cuitan Dahnil Anzar Simanjuntak di Twitter yang menyinggung soal akses kesehatan.

Dalam cuitan di akun @dahnilanzar itu, menyebut akses kesehatan di Kabupaten Pandeglang Banten tidak memadai, sehingga banyak masyarakat ingin berobat harus ditandu menggunakan sarung.

Postingan Dahnil berisi video dua orang warga Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang yang tengah membawa sorang kakek tua menuju Puskesmas Sindangresmi dengan menggunakan tandu yang dibuat dari bambu dan sarung.

“Itu tidak betul, disana kan ada bupati bahkan sekarang lagi dibikin jalan tol dari Serang menuju Panimbang. Maka akan banyak fasilitas yang diberikan,” kata Kiai Ma’ruf Amin.

Kemudian, masih kata Kiai Ma’ruf Amin, Pemerintah Daerah sudah berusaha, walaupun belum maksimal. Kabupaten Pandeglang juga sedang dikembangkan oleh Pemerintah pusat.

“Dia (Dahnil Anzar – Red) tidak tahu Pandeglang, dia juga gak ngerti Banten.  Kalau belum maksimal iyah wajar, kan perlu step by step. Tapi kan sudah ada Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Keluarga Harapan,” tandasnya. (FEB)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *