Sri Mulyani Sebut Rp70 T Anggaran Tak Terserap Tiap Tahun Sri Mulyani Sebut Rp70 T Anggaran Tak Terserap Tiap Tahun
JAKARTA, bantenhariini.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut anggaran pemerintah pusat yang tak terbelanjakan dalam 10 tahun terakhir mencapai Rp70 triliun pertahun. Anggaran... Sri Mulyani Sebut Rp70 T Anggaran Tak Terserap Tiap Tahun

JAKARTA, bantenhariini.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut anggaran pemerintah pusat yang tak terbelanjakan dalam 10 tahun terakhir mencapai Rp70 triliun pertahun. Anggaran tersebut mencakup pos belanja barang, belanja pegawai, serta belanja modal.

“Padahal ini sudah dianggarkan, namun tidak dibelanjakan,” jelas Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Rabu (5/12/2018).

Sri Mulyani merinci, rata-rata realisasi belanja pegawai pertahun dalam 10 tahun terakhir hanya mencapai 95,6 persen. Dalam lima tahun terakhir, belanja pegawai yang tak terserap bahkan mencapai Rp9,9 triliun pertahun.

Belanja barang dan belanja modal mencatatkan realisasi yang lebih rendah. Dalam 10 tahun terakhir, realisasi belanja barang hanya mencapai 86,4 persen, sedangkan belanja modal hanya 84,4 persen.

Akibat realisasi yang rendah, menurut Sri Mulyani, anggaran yang tersisa pada belanja barang mencapai Rp32 triliun setiap tahunnya. Sementara, sisa belanja modal mencapai Rp32,2 triliun pertahun.

“Kalau ditotal, jumlah anggaran yang tidak terbelanjakan mencapai lebih dari Rp70 triliun pertahun dalam 10 tahun terakhir,” imbuh Sri Mulyani.

Menurutnya, data ini perlu dibuka agar kementerian dan lembaga bisa lebih baik dalam menggunakan anggaran yang telah dialokasikan di dalam APBN. Hal ini pun telah ia sampaikan di dalam sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada pekan ini.

Sri Mulyani pun menyebut Jokowi telah meminta kementerian dan lembaga untuk terus mengawasi jalannya penyerapan anggaran dan mengevaluasi belanjanya secara berkala. Namun, yang terpenting, Jokowi berharap setiap kementerian dan lembaga bisa mengeksekusi anggaran lebih cepat dan efektif dalam mencapai target pembangunan.

“Bapak presiden tetap meminta seluruh kementerian dan lembaga tetap fokus dalam pelaksanaannya, utamanya di tahun 2019 mendatang. Terutama, di dalam pelaksanaan dokumen anggaran yang nanti akan disampaikan kementerian dan lembaga 11 Desember mendatang,” jelas dia.
Dalam APBN 2019, total belanja pemerintah ditarget mencapai Rp2.461,1 triliun atau naik 11 persen dibanding APBN tahun ini yang mencapai Rp2.217,3 triliun. Dari anggaran tersebut, anggaran pemerintah pusat terbilang Rp1.634,3 triliun atau 67,65 persen dari total belanja APBN 2019.

 

 

(Glh/Agi/Cnn)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *