Pemkot Cilegon Belum Termasuk Dalam Kategori Kota Layak Anak Pemkot Cilegon Belum Termasuk Dalam Kategori Kota Layak Anak
CILEGON, Bantenhariini.com – Pelaksanatugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku kesulitan dalam merealisasikan pemebntukan peraturan daerah yang mendukung kegiatan perlindungan anak di Kota Cilegon.... Pemkot Cilegon Belum Termasuk Dalam Kategori Kota Layak Anak

Pemkot Cilegon Belum Termasuk Dalam Kategori Kota Layak Anak_Foto Bantenhariini.BhiCILEGON, Bantenhariini.com – Pelaksanatugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku kesulitan dalam merealisasikan pemebntukan peraturan daerah yang mendukung kegiatan perlindungan anak di Kota Cilegon. Akibatnya Kota Cilegon saat ini belum mendapatkan penghargaan sebagai Kota Layak Anak tingkat Madya.

Menurutnya, untuk membuat Perda yang dimaksud dibutuhkan proses yang panjang di Registrasi. Dimana proses pengajuan membutuhkan waktu lama lantaran tidak dapat diproses secara langsung.

“Kalo untuk pembuatan Peraturan Daerah itu butuh waktu lama, ga gampang. Kecuali bikin Perwal bisa kapn saja, tergantung dari permintaan intasi tersebut,”kata Edi ditemui usai menghadiri kegiatan Hari Anak Nasional di halaman Rumah Dinas Walikota Cilegon, Rabu, 8/8/2018.

Edi mngatakan, pembuatan Peraturan Daerah (PERDA) dengan pembuatan Peraturan Walikota (PERWAl) sangat berbeda. Karena pembuatan Perwal dapat dilakukan kapan saja tergantung permintaan dari intansi terkait. Sedangkan untuk pembuatan Perda dalam proses pembuatanya harus melalui beberapa tahapan mulai dari pengajuan hingga proses pembahasan di DPRD

Oleh karena itu, lanjut Edi. Untuk mendapatkan pengharagaan sebagai Kota layak anak tingkat Madya, pihaknya meminta kepada semua pihak terutama kepada pihak kantor kantor pelayanan mulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan agar dapat menyediakan fasilitas bermain untuk anak. Bila perlu di kantor kepolisianpun harus diadakan tempat bermain anak.

“Maka saya meminta kepada semua pihak, terutama kepada pihak Perkantotan yang melayani masyarakat. Mulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan, harus dapat memberikan Fasilitas untuk anak bermain,”ucapnya.

Sedangkan terkait persoalan yang menyangkut terhadap anak seperti kasus kekerasan terhadap anak atau kasus yang lainya, Edi menuturkan, pemkot Cilegon akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian dan pihak DP3AKB Kota Cilegon. Karena secara teknis mereka lebih paham untuk penanggulangan persoalan tersebut.

“Kalo untuk persoalan yang menyangkut anak, seperti kekerasan terhadap anak dan yang lainya, sepenuhnya saya menyerahkan kepada pihak Kepolisian dan DP3AKB Kota Cilegon,”jelas Edi.

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama Kepala Dinas DP3AKB Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan program kecamatan Layak Anak di 8 Kecamatan dan meningkatkan Kelurahan Layak Anak di 43 Kelurahan yang ada di Kota Cilegon.

“Kalo kami dari DP3AKB saat ini sdang melakukan program Kecamatan dan Kelurahan Layak Anak. Agar ketika para orang tua jendak mengrus Dokumen, anak anaknya dapat menunggu sambil bermain,”ujar Heni.

Apalagi di Kota Cilegon saat ini baru ada tiga sekolah yang masuk kategori sekolah layak anak, maka pihaknya akan terus berkordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon agar dapat meningkatkan sekolah layak anak.

“Untuk Sekolah Layak Anak, di Kota Cilegon sendiri baru ada tiga sekolah yang masuk kategori Sekolah Layak Anak,”ungkapnya.

Heni menegaskan, saat ini di Kota Cilegon sudah ada Forum Anak yang berada di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Cilegon, Cibeber dan Jombang. Ketiga forum ini merupakan indikator untuk meningkatkan agar dapat meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak di tingkat Madya.

Tidak hanya itu, Heni melanjutkan dinasnya meminta kepada para pengusaha Rokok agar tidak memasang iklan Rokok di sekitar taman layak anak dan di pusat kota. Paling tidak pemasangan iklan tersebut tidak di sekitar taman dan pusat Kota yang merupakan tempat bermain anak.

“Untuk mendukung program Kota Layak anak tersebut, kedepan pemkot Cilegon aka mengevaluasi kembali perizinan pemasangan iklan Rokok agar tidak berdekatan dengan Taman Anak-anak dan Pusat Kota,”pungkasnya.(Rohman)

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *