Dianggap Berantakan, Nilai Luhur Kebangsaan Perlu Diperbaiki Dianggap Berantakan, Nilai Luhur Kebangsaan Perlu Diperbaiki
SERANG, bantenhariini.com – keterlibatan semua elemen dalam mengawal isu kenegaraan yang digalakan rutin oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) berupa Sosialisasi Empat Pilar... Dianggap Berantakan, Nilai Luhur Kebangsaan Perlu Diperbaiki

SERANG, bantenhariini.com – keterlibatan semua elemen dalam mengawal isu kenegaraan yang digalakan rutin oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) berupa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI selalu menjadi aspek penting yang harus dikedepankan.

Pasalnya, ini merupakan bentuk pendidikan kenegaraan yang harus masyarakat peroleh secara fundamen juga sebagai pondasi awal penghayatan terhadap ruh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Diketahui, Agenda MPR RI yang hari ini bekerjasama Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) bertajuk tema Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara UUD tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk Negara Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara kali ini dihadiri oleh Yandri Susanto Komisi II DPR RI, juga  Bakal Calon Walikota Serang Syafrudin.

Dikatan Yandri bahwa sejatinya sosialisasi empat pilar ini adalah sarana masyarakat untuk mengenal lebih jauh nilai nilai yang terkandung didalam (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).

MPR di amanahkan UU untuk melakukan kegiatan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Memberikan pemahaman kepada mahasiswa sangat efektif, sebab jika memahami betul nilai-nilai luhur bangsa maka mereka akan bijak apabila kelak mereka menjadi pejabat publik.

“Harapan besar bagi kami, kelak para penerus estapeta kepemimpinan seperti kaum muda bisa lebih matang dalam menghadapi persoalan bangsa,” paparnya saat ditemui disalah satu rumah makan di Kota Serang, Senin(12/2).

Senada dengan Yandri, Calon Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, yang berangkat dari keinginan besar untuk merubah Kota Serang agar menjadi berdaya dan berbudaya ini menyampaikan bahwa masyarakat hari ini harus cerdas bukan dari segi agama saja terlebih masyarakat harus memahami pendidikan kenegaraan.

“Ini penting, ketika masyarakat paham dengan pendidikan kenegaraan maka negara ini akan lebih kokoh berdiri,”paparnya saat mengisi materi kepemimpinan diacara tersebut.

Menurut mantan Camat Serang ini, sudah seharusnya indonesia berubah menjadi Negara maju dan sudah sepantasnya masyarakat mendapatkan kesejahteraan, maka dengan semangat perubahan Syafrudin mengajak masyarakat bahu membahu membenahi Indonesia dimulai dari Kota pribumi yakni Kota Serang.

“Ayo bersama membangun Kota Serang diawali dari pemahaman tentang kenegaraan, kita berjanji untuk tidak memperjuangkan apa yang seharusnya diperjuangkan,” tandasnya.

Selain itu bicara soal kepemimpinan, papar Sayafrudin pemimpin dan memimpin itu bukan hanya sebatas mengenal daerahnya saja lebih jauh dari itu pemimpin dan memimpin adalah cenderung memahami setiap sudut daerahnya dari sekup terkecil sampai terbesar.

“Pasti tidak akan mencapai target jika pemimpinnya hanya mengenal daerahnya, contoh kecil di RPJP ada program ingin membangun kota menghadap laut dan sampai sekarang itu cuma jadi catatan yang tak kunjung terealisasikan, jika pencapaian tersebut ingin terealisasi harusnya sudah mulai berbenah dari hal terkecil misalkan infrastruktur,”tutupnya. (FEB).

banten hari ini

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *